Social Icons

Pages

Kamis, 31 Maret 2011

Misteri Penguin: Burung air atau Burung laut?

Misteri penguin ini mulai dipertanyakan sejak forum mingguan UKF Jumat (7 Januari 2010). Pada saat itu, salah seorang anggota UKF bertanya mengenai hal ini, “jadi, penguin itu burung air atau burung laut ?” Untuk menjawab hal tersebut, mari kita simak penjelasan di bawah ini.

Banyak orang yang sulit membedakan antara kelompok burung air dan burung laut. Bahkan beberapa diantaranya mengkategorikan burung laut sebagai bagian dari burung air. Konvensi Ramsar mendefinisikan burung air sebagai spesies burung yang secara ekologis kehidupan­nya bergantung kepada ke­beradaan lahan basah. Lahan basah mencakup daerah pesisir pantai, daerah-daerah rawa, payau, lahan gambut, dan perairan alami atau buatan, tetap atau sementara, dengan air yang tergenang atau mengalir, tawar, payau atau asin termasuk perairan laut yang kedalamannya tidak lebih dari 6 meter pada waktu air surut. Laut tidak dikategorikan sebagai lahan basah sehingga kelompok burung laut bukan bagian dari burung air. Ciri-ciri umum burung air yaitu memiliki kaki dan paruh yang panjang serta berburu di sekitar lahan basah. Bentuk kaki dan paruh seperti ini akan sangat memudahkan burung air dalam mencari makan di sekitar lahan basah yang umumnya berlumpur. Contoh burung air yaitu Bangau, Kuntul, Cerek, dan Trinil.
Burung laut (seabird) adalah burung yang telah beradaptasi dengan kehidupan lingkungan laut. Umumnya, burung laut berasal dari famili pemakan ikan. Kelompok burung ini umumnya berbiak dalam koloni di pulau-pulau kecil. Burung laut akan berburu di sekitar pantai hingga ke tengah laut. Secara geografis, burung laut dapat ditemukan di seluruh dunia pada temperatur yang berbeda-beda. Burung laut merupakan penjelajah laut yang hebat. Mereka akan menjelajahi lautan yang berjarak hingga ribuan kilometer dari daratan terdekat dan banyak spesies burung laut yang dapat menghabiskan waktu hingga bertahun-tahun di laut tanpa pernah kembali ke daratan. Seringkali mereka berada di daratan hanya untuk berkembang biak dan membesarkan anaknya, proses ini mungkin memakan waktu beberapa minggu atau beberapa bulan. Setelah berbiak dan membesarkan anak, burung laut akan kembali menjelajah dan menghabiskan sebagian besar hidup mereka di laut. Berbeda dengan burung air, burung laut memiliki kaki dan paruh yang pendek. Beberapa contoh burung laut yaitu cikalang dan camar laut.


Jika mengacu pada definisi burung air dan burung laut, maka penguin dapat dikategorikan sebagai burung laut. Penguin atau pinguin (ordo Sphenisciformes, famili Spheniscidae) adalah jenis burung yang tidak bisa terbang dan secara umum hidup di belahan Bumi selatan. Burung ini memiliki kaki dan paruh yang pendek, seperti burung laut pada umumnya. Sejumlah besar penguin ditemukan di pantai Antartika dan di pulau-pulau subantarctic. Beberapa spesies penguin tinggal di bagian utara Kepulauan Galapagos di Khatulistiwa dan pantai subtropis Amerika Selatan, Afrika Selatan dan Australia. Meskipun sebagian kecil penguin tinggal di daerah yang hangat, mereka hidup hanya di wilayah yang memiliki arus dingin, seperti arus Humboldt di sepanjang pantai barat Amerika Selatan serta arus Benguela dan Agulhas di Afrika Selatan. Penguin memiliki sirip, bukan sayap dan karena itu burung ini tidak bisa terbang.

Seperti umumnya burung laut, penguin menghabiskan sebagian besar hidup mereka di laut dan hanya kembali ke daratan untuk berkembang biak. Penguin memakan ikan kecil, kepiting dan cumi dan meminum air asin ataupun air tawar. Mereka dapat bertahan hidup dalam waktu lama tanpa makanan yang berasal dari darat. Untuk mengantisipasi predator di laut, burung ini dianugerahi dengan warna tubuh yang unik. Bagian bawah burung ini berwarna putih dan sisi atasnya berwarna gelap. Pemangsa penguin, seperti anjing laut, yang berada di bawah air tidak dapat melihat penguin karena warna putih di perut penguin akan tersamar oleh warna langit, sementara pemangsa yang ada di atas air melihat warna hitam di punggung penguin sebagai lubang di permukaan laut.

Penguin adalah hewan sosial, burung ini berkembang biak dalam kelompok atau koloni yang sangat besar yang disebut rookeries. Penguin akan ke pantai di musim semi bersama pasangan mereka. Burung ini merupakan burung yang setia karena pasangan yang mereka bawa ke pantai pada saat musim semi merupakan pasangan yang sama saat musim semi sebelum-sebelumnya. Penguin Emperor adalah salah satu jenis penguin yang terdapat di Antartika. Penguin Emperor betina akan bertelur sebanyak 1 atau 2 butir telur, meskipun biasanya hanya 1 butir yang akan dipelihara. Setelah meletakkan telurnya, ibu Penguin kembali ke laut untuk mencari makan dan ayah akan mengerami telur selama 60 hari sampai telur menetas. Biasanya, ibu penguin akan kembali untuk merawat anaknya setelah telur menetas, tetapi jika ia masih jauh di laut, ayah penguin akan memberi makan bayi penguin dengan cairan susu dari tenggorokannya.

Nah, sudah terjawab kan misteri penguinnya? Lalu, bagaimana kondisi penguin saat ini? Keberadaan burung lucu ini menghadapi sejumlah ancaman, seperti kerusakan habitat, kelangkaan pakan penguin karena persaingan dengan nelayan, dan predator yang memakan telur penguin. Namun, potensi ancaman terbesar bagi penguin yaitu pemanasan global, karena mereka sangat sensitif terhadap perubahan iklim. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk mempertahankan eksistensi penguin. Cara yang paling sederhana adalah dengan mengkampanyekan STOP GLOBAL WARMING. Oke oke?? ^_^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar